Pengumuman Hasil Ujian Sekolah Dasar (US SD) 2015 Jawa Timur


Hasil Ujian Sekolah (US) jenjang SD/MI Jawa Timur sudah diumumkan Selasa (16/6/2015) di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya dibawa ke dinas pendidikan masing-masing kabupaten / kota seprovinsi Jatim untuk diteruskan ke tiap SD/MI di daerah masing-masing.

Bagaimana hasilnya? Para peserta didik tentu dag dig dug ingin segera tahu. Menurut informasi dari media bahwa Rerata tertinggi daerah diraih Kabupaten Sidoarjo. Kota Malang masih belum beruntung, belum masuk peringkat 10 besar Jatim. Kota metropolitan Surabaya juga, berada di peringkat 33 Jatim. Selengkapnya bisa dilihat di grafis berikut yang dikutip dari harian Jawa Pos 17/6/2015.

us2015sdjatim

rerataUS2015SD_Jatim

Hasil US SD 2015 di Banyuwangi

us sd banyuwangi 2015

Peserta Didik Peraih Nilai Sempurna 300

Tahun ini banyak siswa meraih nilai sempurna dengan jumlah 300 untuk 3 mata pelajaran. Menurut data Disdik Provinsi Jatim yang dikutip media Jawa Pos, jumlahnya ada 340 siswa.

.

Hebattt!!!  78 Siswa  di SDN Gelam II Candi, Sidoarjo, dapat nilai sama 298  (3 mata pelajaran hanya salah satu pada soal BI)

Ini prestasi luar biasa bagi sebuah sekolah dasar, bahkan mungkin belum ada rekornya di negeri ini. Hampir seluruh siswa, sebanyak 78 anak SDN Gelam II Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, meraih nilai hampir sempurna. Mereka 78 siswa itu semua nilainya sama, meraih nilai 100 Matematika, 100 IPA dan 98 Bahasa Indonesia. Ini artinya ke-78 siswa tersebut hanya salah mengerjakan satu soal saja pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Selain siswanya, ada baiknya guru kelas 6 sekolah ini mendapat apresiasi yang tinggi, penghargaan dari dinas pendidikan provinsi. Guna meningkatkan prestasi pendidikan daerah lain di Jawa Timur, bapak/ibu guru yang sangat kompeten seperti di SDN Gelam II sudah sepantasnya pengalaman keberhasilan mengajarnya ditularkan kepada para guru di provinsi ini.

 

Hasil US SD Kota Malang  klik disini

Pengumuman Hasil Ujian Sekolah (US) SD di Jatim Tahun 2014


hasil.jpgMeski pengumuman kelulusan atau hasil belajar siswa SD akan disampaikan pada Sabtu (21/6/2014), namun, nilai ujian utama setiap siswa di jenjang SD ini sudah diserahkan oleh Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Jatim kepada Disdik kabupaten/kota se Jawa Timur.

Seperti ditulis harian Surya, sayangnya Dikbud Jatim menolak umumkan peraih nilai ujian sekolah (US) tertinggi dan rata-rata daerah terbaik 2014. Ini mengulang sebelumnya di mana Dindik Jatim menolak umumkan peraih nilai terbaik untuk tingkat SMA dan SMP. Padahal, untuk US ini proses scaning dan scoring dilakukan Dindik Jatim sendiri tanpa campur tangan pusat.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Harun beralasan pihaknya menaati surat edaran Mendikbud yang tidak menginstruksikan untuk meranking prestasi siswa.

“Selain itu, untuk meranking ini ada rumus-rumus tertentu. Dan karena tidak ada petunjuk dari pusat, jadi kami tidak bisa melakukannya,”katanya saat ditemui usai menyerahkan surat keterangan hasil ujian sekolah (SKHUS) ke-38 kabupaten/kota di Hotel Satelit, Surabaya, Senin (16/6/2014).

Meski tidak meranking prestasi siswa dan daerah, Harun memastikan nilai US tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini bisa dilihat dari sebaran nilai 9,01 hingga 10,00 yang cukup tinggi untuk semua mata pelajaran.

Bahasa Indonesia yang nilai 9,01 hingga 10,00 diraih 284.037 siswa dari 633.419 siswa yang menempuh US atau sekitar 45 persen.

Sedangkan Matematika sebaran nilai 9,01 hingga 10,00  diraih 297.706 siswa atau 47 persen. Dan IPA sebaran nilai 9,01 hingga 10,00 diraih 323.045 siswa atau 51 persen.

Harun membantah tingginya nilai di semua mata pelajaran itu karena soalnya terlalu mudah. Menurutnya, soal US ini tak hanya dibuat Dindik Jatim tetapi 25 persen kisi-kisinya dibuat oleh pemerintah pusat.

Selain tak mengumumkan peraih nilai terbaik, Dindik Jatim juga tidak bisa mempersentase tingkat kelulusannya. Hal itu disebabkan karena kelulusan SD menjadi kewenangan lembaga pendidikan masing-masing (SD/MTs).

Menurut Kabid TK, SD, dan Pendidika Khusus Dindik Jatim Nuryanto tidak ada parameter kelulusan yang menjadi acuan tingkat SD seperti nilai rata-rata terendah atau nilai minimal per mata pelajaran. “Yang penting siswa mengikuti US sudah bisa lulus,”katanya.

Bagaimana dengan siswa yang tidak mengikuti US yang jumlahnya mencapai 272 siswa? Menurut Nuryanto siswa ini bisa jadi sudah pindah ke luar daerah atau sakit. Siswa yang tiak mengikuti US selama tiga hari ini tidak bisa dikatakan tidak lulus karean memang tidak ada nilainya.

Ditambahkan Nuryanto, nilai tinggi yang disampaikan tersebut adalah nilai murni tanpa campur tangan sekolah. Untuk menjadi nilai akhir sekolah, nilai ini akan dibagi dengan nilai praktek dan nilai rata-rata raport mulai kelas 4,5 dan 6.

Bobot nilai US hanya 30 persen  untuk nilai akhir, sementara 70 persen lainnya adalah nilai rata-rata raport. Jadi, meskipun nilai US-nya sempurna (10) bisa menjadi tidak sempurna jika nilai raport kelas 4,5 dan 6-nya tidak 10.

Selanjutnya, untuk mengetahui nilai setiap peserta ujian silahkan ke sekolah masing masing pada hari Sabtu, 21 Juni 2014.